Tri Handayani

MELANGKAH DEMI SUATU KEPASTIAN


Mata uang sebagai objek ekonomi

            Membahas mengenai ilmu ekonomi di Indonesia tidak ada habisnya, dengan jalanya waktu yang terus berjalan setiap detiknya berkembang terus dan mengikuti situasi perekonomian global.secara spesifikasi ekonomi berawal dengan melibatkan mata uang, uang merupakan salah satu objek dari ekonomi. Kita bisa belajar ekonomi karena mengenal uang.
            Dalam suatu kehidupan sehari-hari manusia memiliki berbagai macam kebutuhan. Kebutuhan manusia tidak dapat dipisahkan dalam ilmu ekonomi. membicarakan kehidupan manusia banyak sekali kebutuhanya diantaranya kebutuhan pangan, sandang, dan papan.untuk memenuhi kebutuhan manusia sebagai mahluk hidup berusaha untuk memenuhi kebutuhan dengan cara bekerja. Lumrahnya manusia untuk bertahan hidup manusia melakukan kegiaatan ekonomi.

Pandangan saya mengenai Ilmu ekonomi di Indonesia berdasarkan asas hukum permintaan dan penawaran

Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagai ilmu ekonomi.
Manusia terlibat ekonomi karena sebagai subjek ekonomi.bedasarkan ilmu ekonomi aktivitas utama ekonomi manusia yaitu mengkonsumsi barang dan jasa bedasarkan hokum permintaan dan penwaran dalam ekonomi.kegiatan konsumsi dalam ekonomi adalah  Konsumsi adalah suatu aktifitas memakai atau menggunakan suatu produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh para produsen. Perusahaan atau perseorangan yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen.kita konsumen harus lebih pintar-pintar menggunakan ilmu ekonomi untuk memenuhi kebutuhan. Sebelumnya kita perlu mengetahui pengertian permintaan dan penawaran dalam ekonomi.           
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus): Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.contoh dalam kehidupan sehari-hari hukum permintaan ialah  Contoh lainnya ialah biaya peluang dari melancong ke banyak pilihan subyektif dengan implikasi etisnya. Penerapan Hukum dan Ekonomi menerapkan prinsip ekonomi mikro. Menunjukan penerapan hukum permintaan dan penawaran hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi-asumsinya; Memberikan contoh penerapan hukum permintaan . Penerapan dalil, hukum, atau rumus. (Jika, maka). Contoh: Hukum permintaan dan penawaran (Jika penawaran tetap permintaan naik, maka harga akan naik).
Sebagai mahasiswa, kamu tentu mempunyai kebutuhan yang beraneka ragam seperti buku tulis, buku bacaan, pulpen, penggaris, penghapus, jangka,kakulator,dan lain sebagainya. Barang tersebut dapat diperoleh dengan cara membeli ditoko maupun di pasar pada awal tahun ajaran baru, siswa SD,SLTP, SMA, bahkan Mahasiswa pasti akan membeli buku tulis,ataupun buku bacaan,maka tidak jarang jika pada awal tahun terjadi kenaikan harga buku yang sangat meningkat dibandingkan harga normalnya,harga buku biasanya Rp 2000,- menjadi Rp 3000,-. Menurut pendapat saya dengan harga yang meningkat seperti itu apakah jumlah buku tulis yang akan dibeli akan menjadi bertambah atau berkurang? Tentu saja berkurang tetapi itu tidak berlaku secara mutlak karena pada waktu tertentu walaupun harga naik masyarakat tetap membeli barang tersebut seperi contoh pada waktu lebaran harga tiket pesawat, bis dan kapal mengalami kenaikan pesat tapi masyarakat tetap membeli tiket tersebut.
Dilihat dari kasus di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa terjadi suatu hubungan yang sangat erat antara jumlah yang dibeli oleh konsumen dengan harga suatu barang. Hubungan antara keduanya itu disebut sebagai permintaan. Permintaan adalah Jumlah barang dan jasa yang akan dibeli oleh pembeli pada tingkat harga yang berlaku pada tempat dan waktu tertentu.

Permintaan disini digolongkan menjadi beberapa yaitu:
a.       Permintaan dilihat dari daya beli konsumen ada 3 yaitu:
  1. Permintaan efektif
permintaan konsumen terhadap barang dan jasa yang disertai dengan daya beli.
  1. Permintaan Absoulut
Permintaan yang tidak didukung oleh daya beli namun Cuma oleh angan-angan. Contoh seorang anak SMA yang ingin membeli sebuah Laptop yang seharga 7.500.000 namun dia tidak mempunyai uang untuk membelinya.
  1. Permintaan Potensial
Permintaan yang akan diwujudkan dengan sejumlah uang yang dimiliki. Sebagai contoh seorang ibu yang hanya mempunyai uang 15.000. dia ingin membelikan baju bagi anaknya yang berumur 6 tahun jadi ibu itu mencari baju yang seharga sesuai dengan uang yang dia miliki.
b.      Permintaan dari segi pendapatan
  1. Permintaan konsumen adalah permintaan seluruh anggota masyarakat akan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.contohnya adalah membeli makanan.
  2. Permintaan Pengusaha adalah permintaan akan faktor-faktor produksi untuk membuat barang atau jasa. Contohnya suatu perusahaan roti membeli tepung untuk membuat roti.
  3. Permintaan Pemerintah adalah permintaan oleh pemerintah untuk pengeluaran belanja pemerintah. Contohnya adalah
  4. Permintaan luar negeri adalah permintaan barang dan jasa yang datang dari luar negeri contohnya adalah barang-barang ekspor.
c.       Permintaan dilihat dari jumlah pemintanya.
Permintaan Individu adalah permintaan yang datang dari seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
Permintaan individu ditentukan oleh hal-hal berikut :
  1. Harga
Harga merupakan faktor utama yang mempengaruhi seseorang dalam membeli suatu produk.jika harga produk itu semangkin meningkat maka konsumen tersebut akan berusaha mengurangi pembelian produk.
  1. Pendapatan
Jika pendapatan meningkat biasanya permintaan juga meningkat, tapi jika seseorang mempunyai pendapatan yang menurun atau bahkan dikeluarkan dari pekerjaan dan tidak mempunyai pendapatan maka kita akan mengurangi permintaan kita.
  1. Jika barang lain yang berkaitan.
Jika barang lain yang berkaitan mengalami penurunan maka orang akan memilih barang tersebut daripada barang ayang akan dibeli. Sebagai contoh harga the mengalami penurunan maka orang akan memilih membeli the daripada membeli kopi yang biasa diminum.
  1. Selera
Jika seorang siswa menyukai pentol goreng, maka dia akan membeli pentol goreng dalam porsi yang cukup banyak daripada membeli manisan.
  1. Ekspetasi
Ekspetasi sangat berpengaruh pada niat seseorang untuk membeli suatu barang atau jasa sebagai contoh adalah jika anda memperkirakan bahwa harga suatu baju akan mengalami diskon besar-besaran pada akhir tahun maka anda tidak berminat untuk membeli baju sekarang.
d.      Permintaan Pasar adalah permintaan yang dimiliki oleh masyarakat dalam waktu yang sama     
Dengan Adanya permintaan belum merupakan syarat yang cukup untuk mewujudkan transaksi dalam suatu pasar. Permintaan akan terjadi jika penjual dapat menyediakan barang-barang yang diperlukan oleh konsumen. Pada awalnya, bila dagangan ingin laku maka penjual harus benar-benar pintar dalam menawarkan barang dagangannya kepada pembeli. Di sini jelas bahwa penawaran datang dari para penjual. Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan untuk dijual pada berbagai tingkat harga dalam suatu pasar pada waktu tertentu.

Dalam melakukan penawaran, penawaran dapat digolongkan menjadi dua yaitu
  1. Penawaran Individu
Penawaran Individu adalah penawaran yang dimiliki oleh seorang Penguasa
  1. Penawaran besar/Kolektif
Penawaran yang terdapat pada pasar

Hukum penawaran adalah suatu pernyataan yang menjelaskan tentang sifat hubungan antara harga dan jumlah barang tersebut yang ditawarkan oleh penjual. Dalam hukum ini dinyatakan bagaimana keinginan para penjual untuk menawarkan barangnya tersebut jika barangnya itu mempunyai harga yang rendah dan jika dia juga mempunyai harga barang yang tinggi. Hukum penawaran pada dasarnya mengatakan bahwa makin tinggi harga sesuatu barang, semangkin banyak pula jumlah barang tersebut akan ditawarakan oleh para penjual. Sebaliknya makin rendah harga barang maka akan semangkin sedikit jumlah barang tersebut akan ditawarkan oleh para penjual.

Hukum penawaran berlaku apabila factor-faktor lain selain harga adalah cateris paribus.
Adapun faktor yang lain yang membentuk cateris paribus adalah:
  • Tekhnologi yang digunakan adalah tetap
  • Penjual tidak memerlukan harga tunai
  • Penjual tidak akan kuatir jika suatu saat harga barang akan turun
  • Jumlah pedagang dan produsen tetap

            Dengan adanya hukum permintaan dan penawaran dalam kehidupan ekonomi  yang telah dijabarkan diatas kita sebagai konsumen perlu memperhatikan hukum ekonomi tersebut guna kelangsungan dalam memenuhi kebutuhan manusi sehari-hari.untuk menghindari pihak konsumen dirugikan menurut saya peran pemerintah sangatlah penting salah satunya dalam penetapan harga guna melindungi konsumen.

Point-point apa saja yang melinatkan petapan harga pada pemerintah yaitu:
Harga juga ditentukan oleh kebijakan 5pemerintah. Adapun harga yang ditetapkan oleh pemerintah adalah:
  • Harga Minimun (terendah)
  • Harga minimum adalah batas harga terndah yang diberlakukan terhadap suatu barang.
  • Harga Maksimum (tertinggi)Harga maksimum adalah batas harga tertinggi yang diberlakukan terhadap suatu barang.
  • Harga Patokan Setempat (HPS)
  • Harga patokan setempat adalah harga yang diberlakukan pada suatu barang untuk daerah tertentu.
Sistem Perekonomian:
Definisi
Cara suatu bangsa / negara untuk mengatur kehidupan ekonominya agar tercapai kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Macam-macam sistem ekonomi :
1. Sistem ekonomi tradisional
Sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istiadat, kebiasaan, dan nilai budaya setempat
Ciri-ciri:
• Alat produksi sederhana
• Jumlah barang/jasa rendah
• Produktivitas rendah
• Masih barter
• Kegiatan ekonomi umumnya bidang pertanian
• Masyarakat sulit menerima perubahan


Sistem ekonomi kapitalis
Sistem ekonomi yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya.

Ciri-ciri:
• Hak milik perorangan diakui
• Individu bebas melakukan kegiatan ekonomi
• Jenis, jumlah, dan harga barang ditentukan kekuatan pasar
• Adanya persaingan bebas
• Kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, dan konsumsi) diserahkan kepada swasta
Misal: Amerika Serikat dan Eropa

Sistem ekonomi sosialis (etatisme)
“Sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat”

Ciri-ciri:
• Alat-alat dan faktor produksi dikuasai negara
• Kegiatan ekonomi sepenuhnya diatur negara
• Harga barang/jasa ditentukan pemerintah
• Hak milik perorangan tidak diakui
Misal: Kuba, Korea, Eropa Timur, RRC

Sistem ekonomi campuran
Gabungan dari sistem perekonomian liberal dan sosialis

Ciri-ciri:
• Pemerintah dan swasta bersama dalam melakukan kegiatan ekonomi
• Negara menguasai sektor usaha vital dan mengendalikan perekonomian
• Swasta/perorangan diberi kebebasan untuk berusaha diluar sektor vital
• Pemerintah berperan membina dan mengawasi swasta
• Hak milik perorangan diakui dan penggunannya tidak boleh bertentangan dengan      kepentingan umum
Misal: Afrika, Amerika Latin, Asia

Adapun system perekonomian Indonesia sebagai berkut:
Sistem ekonomi Indonesia
Sejarah perkembangan
• 1950-1959: Sistem ekonomi liberal (masa demokrasi liberal)
• 1959-1966: Sistem ekonomi etatisme (masa demokrasi terpimpin)
• 1966-1998: Sistem ekonomi pancasila (demokrasi ekonomi)
• 1998-Sekarang: sistem ekonomi pancasila (demokrasi ekonomi) yang dalam prakteknya cenderung liberal

Sistem ekonomi indonesia
Sistem demokrasi ekonomi: sistem ekonomi yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Landasan ekonomi indonesia
Uud 1945 hasil amandemen yang disahkan mpr pada 10-8-2002, yaitu: pasal 33 ayat 1,2,3,4.

Ciri-ciri:
• Disusun bersama berdasar asas kekeluargaan
• Cabang produksi penting dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat
• Kebebasan bagi warga negara memilih pekerjaan dan berhak mendapat kehidupan yang layak
• Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum
• Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara Negara

 

    1 komentar:

    uii profile mengatakan...

    Thanks for providing such a great article, it was excellent and very informative.
    as a first time visitor to your blog I am very impressed.
    I found a lot of informative stuff in your article. Keep it up. Thank you.
    I introduce a Economics student in Islamic University of Indonesia Yogyakarta

    twitter : @profiluii